Di post takut, gak di post juga
takut -_-‘.
Kutipan lama, tapi baru berani
upload. Bukan bermaksud apa apa yah . . .sekedar coret coret
tanggal 11 Maret 2016
Bosan ?
“Saya bertaruh kamu akan bosan
kalau saya meneruskan tulisan ini. Bagaimana ? tidak semenarik yan terlihat
kan? Hehe.”
Bosan hanyalah perjalanan, aku sudah terbiasa dengan kebosanan. sampai terbenam nya matahari pun aku sanggup akan bosan itu. Tapi jika ku menginginkanya, jika tidak maka ku berlari ke hutan lalu teriak. Dimana aku ?
Memang, hari ini dalam perjalanan
ku banyak lampu merah di setiap simpang jalan yang menghampiriku memberikan aba
aba untuk aku terdiam sejenak. Tapi aku tidak merasa bosan, dan tak akan merasa
bosan untuk tetap menuju ke jalan yang aku tempuh. Aku akan tepat waktu dan
sampai ke tujuan yang aku inginkan, mungkin bukan sekarang. Kembali kelampu
merah, aku tidak takut dengan adanya lampu merah tersebut. Emang, lampu merah
itu selalu menghalangi di setiap perjalanan. Tapi masih banyak jalan yang bisa
aku lalu, apa mungkin jalan itu hanya ada satu arah? Pastinya tidak bukan,
jalan yang akan aku lalu untuk menghindari lampu merah yaitu jalan pintasan.
Walaupun banyak lika-liku di perjalanan itu, aku tetap semangat untuk tidak
telat sampai di tujuan.
Kau tau nona, arti dari tulisan yang kau buat pada awal cerita ini? Itu
adalah menggambarkan bahwa kita tidak percaya dengan diri sendiri, dan juga
terlalu merendahkan diri. Orang yang merendahkan dirinya itu ibarat seorang
yang sangat ingin di mengerti dan dipuji oleh orang disekitar. Itulah yang
dinamakan daya tarik seseorang. Jadi, apakah masih tidak menarik. Jawabanya salah. Kau adalah seorang yang menarik,
emang tidak menarik seperti yang terlihat karena kau telah menyembunyikan jati
dirimu yang sebenarya. Kau tidak begitu jujur dengan dirimu. Ada pepatah bilang
“Singgahlah ke gubuk kecil milikku
walupun sebentar” itu menunjukan bahwasanya ia sangat menginginkan ada yang
memperhatikanya sehingga akan singgah di gubuk yg kecil miliknya. Dan kau tau
nona, arti dari gubuk itu ternyata bukanlah arti yang sebenarnya melainkan
rumah yang begitu mewah seperti rumahnya para orang bangsawan (Istanah). Aku
sangat berterima kasih dengan surat balasan darimu. Tapi aku tidak bermaksud
untuk memberi tau mu, aku hayalah aku dan seperti inilah aku. Aku memang ingin
mengenal mu lebih jauh, tapi itu hanyalah cerita ku yang ingin aku sampaikan
lewat akun blog miliku yang belum seberapa itu. Aku masih belajar dan butuh
proses untuk mensukseskan akun blog milik ku. Aku penggemar rahasia mu, oh
sorry sekarang bukan penggemar rahasia lagi namanya. Karena kau sudah tau
bahwasanya aku lah yang menggemarimu, aku lah fans beratmu.
Hahaha, tapi
jangan takut nona. Aku tidak akan mengganggu hidup mu hingga kau kesal, aku hanyalah fans mu. Tapi, aku senang membuat orang kesal akan diriku. itu salah satu cara untuk mengetahui siapa sebenarnya diri kita. Kau tau mendekatimu
tidaklah begitu mudah bagiku, kau wanita yang sangat kuat dan pintar. Kau pujaan para Lelaki, kau pasti memilih yang terbaik dari yang terbaik pastinya kalau untuk Asmara. Kau juga
wanita yang sangat mempertahankan harga dirimu. Aku tau itu semua, tapi ingat
nona “kau begitu menarik menurutku”.
Bukan menurut orang lain atau apalah itu. hehe. . .